Berapa Batas Usia Kamera Sebelum Rusak? Ini Penjelasannya

Batas Usia Kamera Sebelum Rusak – Beberapa tahun terakhir penggunaan alat untuk memotret ini cukup populer mulai dari jenis yang ada di smartphone, yang digital hingga tipe DSLR yang banyak diganrungi kaula muda. Tapi pernahkah anda membayangkan membelinya dengan harga mahal kemudian akan rusak dalam waktu yang tak terduga.

Pertanyaan di benak banyak pengguna adalah apakah benar kalau nantinya semua kamera akan berakhir dalam kondisi rusak? Jika hal tersebut benar adanya maka pastinya itu perlu dipertimbangkan lagi jika dana pembeliannya juga pas-pasan. Tapi bukan hanya barang berupa kamera yang akan bernasib demikian, hampir semua barang elektronik pasti punya masa pakai yang berbeda tiap mereknya bahkan tiap varian dalam satu merek sekalipun.

Berapa Batas Usia Kamera Sebelum Rusak

Perlu diketahui bahwa semua barang, apapaun itu jika dibuat oleh tangan manusia atau teknologi hasil ciptaan manusia terutama barang elektronik akan mengalami kerusakan. Dan manusia yang menggunakannya adalah faktor utama sehingga barang tersebut rusak. Kapan kamera akan rusak? Berdasarkan informasi yang OtoTeknoZ dapatkan bahwa bisa saja di bawah setahun, tapi mungkin saja anda bisa memakainya selam puluhan tahun. Yang jadi persoalan adalah ketika kamera tersebut tidak pernah digunakan namun mengalami kerusakan. Jadi kalau anda rajin memakainya dan kemudian terjadi sesuatu yang membuat rusak, itu adalah hal yang wajar dan tidak perlu disesali.

Hampir sama dengan usia penggunaan printer yang berdasarkan berapa lembar atau berapa banyak kertas yang anda print. Mungkin begitu pula untuk usia kamera yang bisa dhitung berdasarkan berapa kali menjempret gambar atau membidik target. Berpa kali itu juga terpengaruh dari kualita s produk yang anda beli, kadang ada komponen yang di bawah standar jika membeli yang mereknya abal-abal alias tidak ada standarisasi internasional. Tipsnya belilah yang bermerek dan sudah terbukti di pasaran. Komponen yang dianggap paling cepat rusak pada kamera biasanya pada komponen shutter. Komponen tersebut akn rusak rata-rata jika pemakaian sudah melebihi angka 50.000 kali jepretan jika kualitasnya yang standar. namun akan lebih panjang masanya atau lebih banyak jika kualitas dari produk yang anda pakai lebih bagus yaitu dapat mencapai angka 100.000 atau bahkan 150.000 lebih.

Apabila komponen bernama shutter tadi mengalami kerusakan, and atak perlu akhawatir karena masih ada jalan untuk memperbaikinya. Tapi penting anda ketahui bahwa harga dari kompone n tadi juga lumayan mahal, kebanyakan bagi yang mengalaminya lebih memilih untuk membeli kamera baru. Apalagi bukan hanya shutter yang bisa mengalami kerusakan, bisa saja komponen lainnya ikut rusak dan itu akan membuat anda merasa tidak nyaman dalam memakai kamera. Dalam membeli sebuah kamera, anda juga wjaib menghitung dimana spare part akan dibeli saat butuh annti, jadi belilah merek ternama yan punya ketersediaan spare part yang mudah diakses.

Kabarnya spare kamera untuk produksi sepuluh tahun terakhir masih tersedia, jika lebih dari sepuluh tahun yang lalu diproduksinya maka mungkin saja sudah tidak ada lagi spare part yang dijual. Jadi kalau mendapati kamera anda rusak dan usian sudah puluhantahun, saran OtoTeknoZ sebaiknya dimuseumkan agar tidak menghabiskan biaya hunting spare part yang belum tentu bisa didapatkan. Semoga informasi kamera terbaru ini dapat memberi sedikit referensi bagi sahabat OtoTeknoZ.